Sunday, 14 February 2016

Si Anak dan Buah Apel


Seorang anak kecil bersama ibunya, yang memegang dua buah apel di tanganya, sambil tersenyum penuh dengan kasih sayang ibunya berkata :

Ibu : Nak boleh ibu minta satu buah apelnya ?

Degan tiba-tiba si anak langsung menggigit buah apel yang ada di tangan kananya, kemudian anak tersebut melanjutkan menggigit buah apel yang ada di tangan kirinya, akhirnya kedua buah apel yang ada ditanganya sudah tergigit.

Melihat tiangkah anaknya, si Ibu hanya tersenyum berusaha menyembunyikan rasa kecewa pada anaknya.
Kemudian si anak mengulurkan tangan kanannya pada ibu sambil berkata,

Anak : ini untuk Ibu yang paling manis.

Ternyata si anak menggigigt buah apel tersebut hanya untuk ingin mengetahui buah yang mana yang paling manis, karena ingin memberikan pada ibunya buah apel yang paling manis, namun si ibu telah merasa kecewa duluan. Pada akhirnya dia mengerti maksud mulia anaknya.


Hikmah yang dapat diambil dari cerita di atas adalah : jangan terburu-buru menilai orang hanya karena kita melihat sekilas prilaku dia, berilah dia kesempatan untuk menjelaskan apa yang telah dia lakukan.

No comments:

Post a Comment