Seorang anak kecil bersama ibunya, yang memegang dua
buah apel di tanganya, sambil tersenyum penuh dengan kasih sayang ibunya
berkata :
Ibu : Nak boleh ibu minta satu buah apelnya ?
Degan tiba-tiba si anak langsung menggigit buah apel
yang ada di tangan kananya, kemudian anak tersebut melanjutkan menggigit buah
apel yang ada di tangan kirinya, akhirnya kedua buah apel yang ada ditanganya
sudah tergigit.
Melihat tiangkah anaknya, si Ibu hanya tersenyum
berusaha menyembunyikan rasa kecewa pada anaknya.
Kemudian si anak mengulurkan tangan kanannya pada
ibu sambil berkata,
Anak : ini untuk Ibu yang paling manis.
Ternyata si anak menggigigt buah apel tersebut hanya
untuk ingin mengetahui buah yang mana yang paling manis, karena ingin
memberikan pada ibunya buah apel yang paling manis, namun si ibu telah merasa
kecewa duluan. Pada akhirnya dia mengerti maksud mulia anaknya.
Hikmah yang dapat diambil dari cerita di atas adalah
: jangan terburu-buru menilai orang hanya karena kita melihat sekilas prilaku
dia, berilah dia kesempatan untuk menjelaskan apa yang telah dia lakukan.

No comments:
Post a Comment